detikfood
Senin, 29/11/2010 13:19 WIB

Krenyes Manis, Pie Susu dari Gang Nuri

Odilia Winneke - detikFood
Roti dan Kue
  • Snackit Moon Cake
  • Snackit Kue Pia 100 rasa rasa pandan
  • Snackit Kue Pia 100 rasa kacang merah
Minyak, Emulsi dan Lemak
Vitamin
thumbnail Foto: Kue Pie Susu Asli Enaaak (Detikfood)
Kue ini sekarang sudah masuk dalam daftar oleh-oleh yang wajib dibawa jika mampir ke pulau dewata. Bentuknya mirip tutup gelas dengan diameter 7 cm. Tipis renyah adonan kulitnya. Isinya lembut wangi dan manis rasanya. Mau yang polos atau cokelat, keduanya sama enaknya!

Dulu memang kacang Rahayu dan brem Bali yang jadi rajanya oleh-oleh dari Bali. Sekarang, daftar makanan khas sudah bertambah banyak. Selain pia Legong ada pendatang baru, Kue Pie Susu Asli Enaaak. Jangan salah kini ada banyak pie susu dengan merk berbeda. Yang satu ini yang asli dan pertama lho!

Orang sering rancu dengan sebutan pia dan pie. Pia merupakan sebutan untuk chinese flaky dough, kue ini bentuknya bundar 4-5 cm kulitnya renyah berlapis dengan isian bermacam-macam. Sedangkan pie merupakan adaptasi pie barat. Adonan sweet pastry, dari terigu, telur, mentega dan gula yang dicetak tipis lebar. Setelah dipanggang, kulit ini diberi isian, bisa dipanggang  lagi atau tidak.

Pie susu ini merupakan adaptasi dari egg tart dari Hong Kong yang banyak ditemui dalam menu dim sum. Biasanya dibuat dari adonan puff pastry yang dicetak bundar 4-5 cm kemudian diberi isian egg custard (susu, telur dan gula) dan dipanggang hingga adonan susunya membeku berwarna kuning.

Bedanya pie susu Bali ini kulitnya seperti pie barat dan dicetak bundar 7 cm dengan isian egg custard yang tidak terlalu tinggi. Karena itu jika dimakan akan terasa renyah manis kulitnya dengan egg custard yang tidak terlalu tebal sehingga tidak terlalu eneg.

Karena tidak terlalu suka dengan pia Legong yang juga susah prosedur pemesanannya maka saya memutuskan untuk membeli pie susu ini 'fresh from the oven' , ke tempat penjualnya langsung. Mencari lokasi penjual pie susu ini ternyata tak mudah. Agak berbelit, setelah Jl. Nangka, barulah masuk gang Nuri yang sempir.

Hmm... aroma wangi pie yang sedang dipanggang langsung tercium dan membuat saya yakin bakal sampai ke alamat penjualnya. Dulunya pie ini dibuat di rumah Ibu   Tantri (tahun 1989) yang ada sekitar 100 meter dari lokasi yang sekarang. Di depan halaman sudah terdengar sura ribut dan ramai pekerja yang sedang mencuci puluhan cetakan pie mungil di dalam ember besar.Next

(Odi/dev)

Halaman 1 2

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com
Telepon 021-7941177 (ext.524).